Selasa, 01 Januari 2013

ASUHAN KEPERAWATAN KONSEP MODEL TEORI "MARGARET A. NEWMAN"

Nama: Dea mayella putri sutikno
Nim: 201010420311214 (2010)
Kelas: Keperawatan VE UMM


Konsep model teori “Margaret A. newman”
Konsep Utama Newman “Consciouness”
1.     kesehatan: menyangkut penyakit dan non-penyakit, ekspilasi pola yang mendasari individu dan lingkungan. Sebagai suatu proses perkembangan kesadaran diri dan lingkungan bersama-samadengan peningkatan kemampuan untuk mempersepsikan alternative dan berespon dalam berbagai cara.
2.     Pola: apa yang mengidentifikasi individual sebagai seseorang yang khusus.
3.     Kesadaran: kapasitas informasional system: kemampuan sisitem berinteraksi dengan lingkungannya (waktu, pergerakan dan ruang)
1.        APLIKASKASUS
Ny.S adalah seorang janda yang berusia 50 thaun yang tinggal sendirian di sebuah pedesaan kecil yang berlingkungan kumuh sejak ditinggal suaminya meninggal dunia 5 tahun yang lalu. Ny. S masih memiliki 1 anak yang sudah berkeluarga yang tinggal di pedesaan sebelah.
Ny.S membutuhkan biaya pengobatan yang sangat mahal untuk mengobati penyakit ginjal nya, untuk cuci darah dan Ny.S mengalami stroke yang akibatnya pada kaki sebelah kirinya terjadi kecacatan fisik dan sulit untuk berjalan, Ny. A membutuhkan tongkat untuk dukungan keselamatannya.


Analisa kasus:
1.   Persepsi klien terhadap kesehatannya:
           Ny.S mengatakan membutuhkan biaya pengobatan yang sangat mahal untuk penyakit ginjalnya, cuci darah.
2.   Perasaan klien saat ini
a.      Ny.S mengatakan merasa sedih dengan biayapengobatannya yang sangat mahal.
b.     Ny.S berharap ingin dapat mengatasi masalah kesehatannya sendiri dan embutuhkan tongkat untuk membantunya berjalan.
3.   Hubungan Ny.S dengan lingkungan:
     Ny.S mengatakan sudah tidak bisa merawat dirinya sendiri lagi.


NO
DATA
ETIOLOGI
MASALAH KEPERAWATAN
1.
DS:
 ü  Ny.S mengatakan  ingin meningkatkan berperilaku sehat



DO:
 ü  Ny.S terlihat berperilaku   kurang adaptif terhadap lingkungan internal/eksternal
 ü  Adanya riwayat gejala dari proses penyakit yang tidak terobati, kronis.
Kurang ketrampilan komunikasi  
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan (00099)
Domain 1: promosi kesehatan
Kelas 2: manajemen kesehatan
Aksis:
    1.     Pemeliharaan kesehatan
    2.     Individu
    3.     Ineffective
    4.     Verbal
    5.     Lansia
    6.     Kronis
    7.     Actual

2.
DS :
 ü  Ny.S mengatakan tidak bisa mengurus dirinya sendiri lagi
 ü  Ny.S mengatakan butuh bantuan keluarganya
 ü  Ny.S mengatakan menjauhi kehidupan social


DO :
 ü  Ny.S Tampak sedih dengan kondisinya

Ketiadaan orang terdekat
Hambatan interaksi sosial (00052)
Domain 7: hubungan peran
Kelas 3: performa peran
Aksis :
     1.     Interaksi social
     2.     Individu
     3.     Impaired
     4.     Verbal
     5.     Lansia
     6.     Kronis
     7.     Aktual


3.
DS:
 ü  Ny.S berkata kurang bersosialisasi di lingkungannya.
 ü  Ny.S berkata jarang berbaur dengan lingkungannya

DO:
 ü  Berespon lambat terhadap pertanyaan
 ü  Ketidakmampuan mengikuti arahan sederhana
Demensia (mis. Stroke)
Sindrom gangguan interpretasi lingkungan (00127)
Domain 5: persepsi/kognisi
Kelas 2: orientasi
Aksis :
    1.     Interpretasi lingkungan
    2.     Individu
    3.     Disturbed
    4.     Neurovascular
    5.     Lansia
    6.     Kronis
     7.     Aktual


4.
DS:
 ü  Ny.S berkata tidak berdaya dalam komunitasnya
 ü  Ny.S berkata mempunyai penyakit yang berat

DO:
 ü  Stressor dipersepsikan secara berlebihan
Kurangnya sumber dukungan social dikomunitas 
Ketidakefektifan koping komunitas (00077)
Domain 9: koping/toleransi stress
Kelas 2: respon koping
Aksis:
    1.     Interpretasi lingkungan
    2.     Individu
    3.     Ineffective
    4.     Verbal
    5.     Lansia
    6.     Kronis
    7.     Actual
5.
DS :
 ü  Ny.S berkata ingin mengatasi penyakitnya
 ü  Ny.S berkata merasa kesulitan dengan biaya pengobatannya

DO :
 ü  Ny.S tampak gelisah dengan biaya obat-obatn yang mahal
 ü  Ny.S tampak sedih
Kesulitan ekonomi
Ketidakefektifan manajemen kesehatan diri (00078)
Domain 1 : promosi kesehatan
Kelas : manajemen kesehatan
Aksis:
    1.     Penatalaksanaan kesehatan diri
    2.     Individu
    3.     Ineffective
    4.     Verbal
    5.     Lansia
    6.     Kronis
    7.     Actual



1.     PRIORITAS DIAGNOSA

NO
KODE
DIAGNOSA KEPERAWATAN
1.
(00127)
Gangguan interpretasi lingkungan berhubungan dengan demensia
2.
(00099)
Ketidak efektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan dengan kurang keterampilan komunikasi
3.
(00052)
Hambatan interaksi social berhubungan dengan ketiadaan orang terdekat
4.
(00077)
Ketidakefektifan koping komunitas berhubungan dengan kurangnya dukungan social dikomunitas

5.
(00078)
Ketidakefektifan manajemen kesehatan diri berhubungan dengan kesulitan ekonomi.


4.        NOC NIC
No
Diagnosa
NOC
NIC
Rasional Nic
1.
(00127)
Sindrom gangguan interpretasi lingkungan berhubungan dengan demensia

Definisi: kurangnya orientasi secara konsisten terhadap orang, tempat, waktu, atau lingkungan lebih dari 2-6 bulan, mengharuskan suatu lingkungan yang dapat melindungi.
Status neurologis: kesadaran: keadaan individu yang mampu bangkit, berorientasi, dan perhatian terhadap lingkungan.
Setelah dipantau 2x24 jam pasien menunjukkan status neurologis: kesadaran dengan indicator:
1.     Perhatian terhadap stimulus lingkungan (5)
2.     Berbicara secara koheren(5)
3.     Mengidentifikasi orang yang berarti, tempat, dan hari (5)
4.     Senang dan tidak terlalu frustasi dengan stressor lingkungan (4)
Penatalaksanaan demensia: penentuan lingkungan yang dimodifikasi untuk pasien yang mengalami keadaan konfusi kronis.
1.     Identifikasi kebutuhan keamanan pasien berdasarkan pada kondisi fisik dan fungsi kognitif dan riwayat perilaku terdahulu.
2.     Ajarkan keluarga/orang yang berarti tentang cara-cara lain untuk menghilangkan bahaya keamanan yang ada dirumah.
3.     Berikan stimulasi lingkungan yang rendah.






1.        Melakukan identifikasi tentang kebutuhan keamanan klien.




2.     Klien mengetahui cara-cara menghilangkan bahaya




3.     Klien terstimulasi
2.
(00099)
Ketidak efektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan dengan kurang keterampilan komunikasi
Definisi: ketidakmampuan untuk mengidentifikasi, mengelola, dan/ atau mencari bantuan untuk
Dukungan social: persepsi keberadaan dan bantuan yang konsisten dari orang lain.
Setelah dipantau 2x24 jam klien menunjukkan dukungan social dengan indicator:
1.     Menunjukkan kesadaran bahwa berperilaku sehat membutuhkan usaha-usaha dan keyakinan mampu mengatasinya (5)
2.     Menyatakan dan menunjukkan pengetahuan terhadap tindakan perlindungan kesehatan(misalnya, melakukan latihan sendiri, berpartisipasi dalam penapihan kesehatan (5)
3.     Mencari informasi (4)
Pedoman sisitem kesehatan: memfasilitasi lokasi pasien dan penggunaan layanan kesehatan yang sesuai.
1.     Identifikasi defisit kepercayaan dan pengetahuan yang memengaruhi pemeliharaan kesehatan
2.     Jelaskan tentang system perawatan kesehatan, bagaimana cara kerjanya, dan apa yang dapat diharapkan pasien/keluarga.
3.     Informasikan kepada pasien tentang ketersediaan sumber komunitas dan orang yang dapat dihubungi.
4.     Dukung pasien/keluarga untuk bertanya tentang pelayanan dan biayanya.






1.   Mengidentifikasi kepercayaan dan pengetahuan pasien yang dapat mempengaruhi pemeliharaan kesehatannya.
2.   Menjelaskan kepada klien tentang system perawatan kesehatan, bagaimana cara kerjanya, dan apa yang dapat diharapkan pasien/keluarga.
3.   Menjelaskan informasi kepada klien tentang ketersediaan sumber komunitas dan orang yang dapat dihubungi.
4.   Memberi dukungan kepada pasien/keluarga agar bertanya tentang pelayanan dan biayanya.


3.
(00052)
Hambatan interaksi social berhubungan dengan ketiadaan orang terdekat
Definisi: keadaan seorang individu, berpartisipasi dalam perubahan social yang kuantitasnya berlebihan, kekurangan, atau kualitasnya tidak efektif.
Keterampilan interaksi social: penggunaan perilaku interaksi social yang efektif.
Setelah diapantau selama 2x24 jam klien menunjukkan interaksi social dengan indicator:
1.     Klien memahami efek perilaku diri terhadap interaksi social (4)
2.     Mengungkapkan keinginan untuk berhubungan dengan orang lain (5)
3.     Menunjukkan perilaku yang dapat meningkatkan/memperbaiki interaksi social (4)
Peningkatan sosialisasi: fasilitasi kemampuan seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain.
1.     Kaji pola interaksi
2.     Berikan informasi tentang sumber-sumber dikomunitas yang akan membantu pasien untuk melanjutkan dengan meningkatkan interaksi social setelah pemulangan.
3.     Rujuk pasien ke kelompok analisis transaksional atau program yang dapat meningkatkan pemahaman transaksi, jika diperlukan.
4.     Anjurkan pasien bersikap jujur dalam berinteraksi dengan orang lain.





1.     Pola interaksi terkaji
2.     Klien mengetahui sumber-sumber dikomunitas yang bisa membantu pasien untuk meningkatkan interaksi social.
3.     Klien sudah terujuk ke kelompok analisis transaksional.
4.     Klien dapt bersikap jujur dalam berinteraksi dengan orang lain.
4.
(00077)
Ketidakefektifan koping komunitas berhubungan dengan kurangnya sumber dukungan social dikomunitas


-
Pengelolaan lingkungan: komunitas: memantau dan mempengaruhi kondisi fisik, social, cultural, ekonomi, serta politik yang berpengaruh pada kesehatan kelompok dan komunitas.
1.     Lakukan penapisan factor resiko yang berpengaruh pada kesehatan dan lingkungan.
2.     Sampaikan program pendidikan untuk kelompok target yang berisiko
3.     Berkolaborasi dalam program tindakan pengembangan masyarakat









1.     Mengetahui factor apa saja yang dapat berpengaruh pada kesehatan dan lingkungan klien
2.     mengajarkan program pendidikan untuk kelompok target yang berisiko
3.     mengajarkan pasien untuk berkolaborasi dengan masyarakat.




55. IMPLEMENTASI
NO DX
TANGGAL/JAM
TINDAKAN
PARAF
1.
      30 desember ‘12
       08.00
       09.00

      11.00
  
      11.30

     Melakukan pengkajian
     Mengidentifikasi kebutuhan keamanan klien
     
     Memberi edukasi kepada keluarga klien tentang cara-cara menghilangkan bahaya
     
    Memberikan stimulasi rendah pada klien






Ns.Dea
2.
     31 desember ‘12
    08.00
    09.00



    10.00

       Melakukan pengkajian
     Memberi edukasi tentang system perawatan kesehatan, bagaimana cara kerjanya, dan apa yang dapat diharapkan pasien/keluarga.
      Memberikan informasi kepada klien ketersediaan sumber komunitas dan orang yang dapat dihubungi.







Ns.Dea
3.
       1 januari ‘13
     08.00
     09.00



      10.00  

      Melakukan pengkajian pola interaksi
      Memberikan informasi kepada klien tentang sumber komunitas yang dapat meningkatkan interaksi klien dengan lingkungan.
      Merujuk klien ke kelompok analisis transaksional






Ns.Dea
4.
     2 januari ‘13
     08.00
     09.00


     10.00   

     11.00

     Mengkaji
     melakukan penapisan factor resiko yang berpengaruh pada kesehatan dan lingkungan
     menyampaikan program pendidikan untuk kelompok target yang
      Berkolaborasi dalam program tindakan pengembangan masyarakat




Ns.Dea




 6. EVALUASI
NO DX
TANGGAL/JAM
CATATAN PERKEMBANGAN
PARAF
1.
02 januari 2013
12.00
S: Ny.S berkata kurang bersosialisasi di  lingkungannya (5)
O: Berespon lambat terhadap pertanyaan (4)
A: Gangguan interpretasi lingkungan berhubungan dengan demensia (hasil teratasi sebagian)
P: Intervensi dilanjutkan





Ns.Dea
2.
02 januari 2013
12.00
S: Ny.S mengatakan  ingin meningkatkan berperilaku sehat. (5)
O: Ny.Sterlihat berperilaku kurang adaptif terhadap lingkungan (5)
A: Ketidak efektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan dengan kurang keterampilan komunikasi (hasil teratasi)
P: Intervensi dihentikan






Ns.Dea
3.
02 januari 2013
12.00
S: Ny.S mengatakan tidak bisa mengurus dirinya sendiri lagi (4)
O: Ny.S Tampak sedih dengan kondisinya (5)
A: Hambatan interaksi social berhubungan dengan ketiadaan orang terdekat (hasil teratasi sebagian)
P: Intervensi dilanjutkan






Ns.Dea
4.
02 januari 2013
12.00
S: Ny.S berkata tidak berdaya dalam komunitasnya (4)
O: Stressor dipersepsikan secara berlebihan (3)
A: Ketidakefektifan koping komunitas berhubungan dengan kurangnya dukungan social dikomunitas (masalah belum teratasi)
P: Intervensi dilanjutkan




Ns.Dea













0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda